Kekeringan dan banjir telah menjadi persoalan klasik di Jawa Tengah.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah lekat sebagai daerah langganan banjir,
sedangkan beberapa daerah lainnya menjadi daerah rawan kekeringan.
Banjir umumnya terjadi karena buruknya tata kelola kota. Banyak saluran air yang mestinya berfungsi mengalirkan air justru tersumbat karena tidak terpelihara. Akibatnya, ketika hujan atau rob datang air tumpah ke jalan dan permukiman.
Banjir umumnya terjadi karena buruknya tata kelola kota. Banyak saluran air yang mestinya berfungsi mengalirkan air justru tersumbat karena tidak terpelihara. Akibatnya, ketika hujan atau rob datang air tumpah ke jalan dan permukiman.